Tuesday, June 25, 2024
fr_slider

Welcome Jun

0

Pembelajaran PAUD

Pada kegiatan merencanakan pembelajaran, pendidik menentukan tujuan pembelajaran, yakni tujuan yang ingin dicapai setelah terjadinya proses kegiatan pembelajaran. Pembelajaran merupakan suatu proses yang terdiri dari aspek, yaitu apa yang dilakukan peserta didik dan apa yang dilakukan pendidik. Oleh karena itu, untuk mendapatkan proses pembelajaran yang berkualitas dan maksimal, maka dibutuhkan adanya perencanaan. Perencanaan pembelajaran adalah proses pengambilan keputusan berdasarkan hasil berpikir secara rasional, tentang sasaran dan tujuan pembelajaran tertentu, perubahan tingkah laku peserta didik setelah melalui pembelajaran serta upaya yang harus dilakukan dalam mencapai tujuan tersebut. Konkretnya, dalam perencanaan pembelajaran ini pendidik membuat perangkat pembelajaran. Pendidikan anak usia dini sebagai pendidikan yang diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar, memiliki kelompok sasaran anak usia 0-6 tahun yang sering disebut sebagai masa emas perkembangan. Di samping itu, pada usia ini anak-anak masih sangat rentan yang apabila penanganannya tidak tepat justru dapat merugikan anak itu sendiri. Oleh karena itu, penyelenggaraan pendidikan anak usia dini ini harus sesuai dengan tahap-tahap perkembangan anak. Program pendidikan anak usia dini tidak dimaksudkan untuk mengawali pembelajaran yang seharusnya diperoleh pada jenjang pendidikan dasar, tetapi untuk memberikan fasilitas pendidikan yang sesuai bagi anak, agar anak pada saatnya memiliki kesiapan secara fisik, mental, maupun sosial/emosional dalam rangka memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan anak usia dini diarahkan untuk memfasilitasi tumbuh kembang anak secara sehat dan optimal sesuai dengan nilai, norma dan harapan masyarakat. Pendidikan tersebut dilakukan melalui pemberian pengalaman dan rangsangan yang kaya dan maksimal. Oleh karena itu, diperlukan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Membangun pendidikan anak usia dini tidak sama seperti membangun pendidikan anak-anak pada usia sekolah. Pendidikan anak usia dini yang dikenal dengan pendidikan prasekolah adalah pendidikan melalui pemberian kesempatan bagi anak untuk dapat menikmati dunianya, yaitu dunia bermain. Bermain menjadi sarana untuk anak belajar sehingga dapat dikatakan bahwa belajar anak usia dini adalah bermain. Pendidikan anak usia dini sangat penting dalam segala aspek. Jika ditinjau dari tingkat urgensi perkembangan kecerdasan anak, pada usia empat tahun struktur otak bagian bawah telah berkembang sebanyak 80% dan kecerdasan yang lebih tinggi mulai berkembang. Fakta ini harus menjadi acuan bagi dunia pendidikan khususnya PAUD dalam rangka memfasilitasi dan mengembangkan potensial perkembangan luar biasa yang terjadi pada anak usia dini. Akan tetapi realita yang ada sekarang, pendidikan anak usia dini ini masih belum optimal dalam menggarap potensi yang luar biasa pada anak. diantaranya, masih ditemukannya model pembelajaran PAUD yang dilakukan oleh pendidik mengandalkan gaya pembelajaran konvensional. Bahkan, kecenderungan pendidik senang mengajar di dalam ruangan kelas karena mobilitas anak lebih mudah terkendali dan mudah diatur walaupun suasananya belum kondusif dan nyaman bagi anak. Padahal dalam teori belajar bahwa pembelajaran PAUD dapat dilaksanakan di mana saja asalkan kondusif, aman, menyenangkan dan efektif. Dalam Undang-Undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 14 dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditunjukkan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan yang membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Dengan demikian dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa dalam perencanaan pembelajaran pendidikan anak usia dini ini, setiap lembaga khususnya guru yang akan mengajar dan mendidik siswa yang masuk dalam pendidikan anak usia dini harus selalu memerhatikan beberapa hal yang telah disebutkan sebelumnya sehingga apa-apa yang menjadi tujuan dapat tercapai. Perencanaan pembelajaran pendidikan anak usia dini ini juga tidak terlepas dari berbagai aspek, seperti penyajian kurikulum atau materi yang akan disajikan, metode yang digunakan, media yang mendukung, bahkan pendidik yang menjadi contoh bagi siswa . Hal tersebut dibutuhkan sesuai dengan tingkat perkembangan anak, dimana pada usia 0-6 tahun masuk pada masa bermain.  (*tyas_)

RELATED ARTICLES

Most Popular