Tuesday, June 25, 2024
fr_slider

Welcome Jun

0

MENINGKATKAN KOMUNIKASI DENGAN ANAK MELALUI DONGENG – Bagian 1

Sedari kecil kita sering mendengar orangtua atau nenek/kakek  menceritakan sebuah kisah dongeng pada kita terutama ketika akan tidur. Dan  sampai saat ini pun kita masih ingat kisah dan tokoh cerita dongeng itu dengan baik. Sebut saja dongeng tentang Kancil dan Buaya, atau dongeng Malin Kundang Si Anak Durhaka, serta Kisah Bawang Merah dan Bawang Putih. Ketika mendengar tentang kisah-kisah dongeng itu, yang paling dasar adalah bahwa kita bisa membedakan mana sifat baik dan mana sifat buruk.

Saat ini banyak buku-buku cerita dongeng yang diterbitkan untuk membantu orangtua menceritakan kisah dongeng sebagai pengantar tidur anak. Berbagai macam buku dengan gambar-gambar yang menarik dan tentu saja kisah-kisah yang sarat dengan pesan moral ada di dalam buku tersebut. Namun tahukan anda apa sebenarnya dongeng itu? Apa perbedaan dongeng dengan cerita? Apa manfaat dongeng untuk anak? Dan bagaimana teknik bercerita yang baik?. Mari kita lihat bahasan pada buku panduan ini.

Pertanyaan mendasar sering kita dengar tentang dongeng. Apa itu dongeng? Apa perbedaan antara dongeng dan cerita? Sebuah pertanyaan mendasar yang mungkin terlintas pada benak kita, manakala kita ingin mempelajari sebuah “keterampilan mulut” agar dapat menyampaikan kisah di depan anak. Menurut kamus bahasa Indonesia; cerita adalah tuturan yang membentangkan bagaimana terjadinya suatu peristiwa atau karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, atau kejadian baik yang sungguh-sungguh terjadi maupun yang hanya rekaan belaka. Misalnya, kisah tentang seorang anak sekolah yang tidak naik kelas karena suka bolos sekolah, kisah seorang anak yang sakit gigi karena malas gosok gigi, dan lain sebagainya. Walaupun mungkin kisah-kisah tersebut tidak dari pengalaman nyata seseorang atau hanya karangan semata, tetapi kisahnya masih dapat dinalar atau masuk akal. Sedangkan dongeng adalah kisah tidak nyata yang mustahil terjadi di dunia nyata, sangat khayal. Misalnya; kisah terjadinya Tangkuban Perahu (cerita rakyat), kisah binatang yang bisa bicara contohnya “Kancil Mencuri Timun” (fabel), kisah manusia bisa terbang, kisah tentang peri, dan lain-lain. (*PLS_)

RELATED ARTICLES

Most Popular