Tuesday, June 25, 2024
fr_slider

Welcome Jun

0

KEGIATAN WORKSHOP SOSIALISASI PERDIRJEN GTK NOMOR 7328/B.B1/HK.0301/2023

Kegiatan Workshop ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka menyosialisasikan Perdirjen GTK No 7328/B.B1/HK O3.O1/2O23 Tentang Model Kompetensi Pengawas Sekolah. Hal ini dimaksudkan agar para Pengawas Sekolah dapat mengikuti perkembangan teknis pendampingan sekolah, guna menyusun strategi pendampingan sekolah untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ditemuinya di sekolah dampingan.

Model kompetensi kepemimpinan sekolah dalam Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 6565/B/2020 tentang Model Kompetensi dalam Pengembangan Profesi Guru sudah tidak sesuai dengan transformasi peran Pengawas Sekolah dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar.

Berdasarkan pertimbangan hal hal tersebut di atas maka, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan tentang Model Kompetensi Pengawas Sekolah. Maka terbitlah Perdirjen GTK No. 7328/B.B1/HK.O3.O1/2O23 tentang Model Kompetensi Pengawas Sekolah.

BGP Kaltim sebagai salah satu UPT Kemdikbudristek yang memiliki tusi pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan, salah satu sasarannya adalah pengawas sekolah. Memiliki tanggungjawab untuk mendesiminasikan Perdirjen GTK yang mengatur tentang kompetensi pengawas sekolah dalam pelaksanaan tugasnya melalui kegiatan Bimbingan teknis Model Kompetensi Pengawas Sekolah.

Tujuan pelaksanaan Workshop adalah agar Pengawas Sekolah memahami Perdirjen GTK No 7328/B.B1/HK.O3.O1/2O23 Tentang Model Kompetensi Pengawas Sekolah agar Pengawas Sekolah mampu mendampingi satuan pendidikan dalam melaksanakan transformasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

Kegiatan ini dihadiri oleh 68 orang Peserta yang terdiri dari  : 13 orang Pengawas Sekolah dari Jenjang PAUD, 26 orang Pengawas sekolah jenjang SD, 19 orang jenjang SMP dan 6 orang jenjang SMA, jenjang SMK 5 orang.    

Kegiatan Wokshop dibuka secara daring oleh kepala BGP Kaltim Ibu Wiwik Setiawati. M.Pd, dalam sambutan sebagai berikut :

Pertama: Dengan diterbitkannya Perdirjen GTK Nomor 7327 Tentang Model Kompetensi Kepala sekolah dan  Perdirjen GTK nomor 7328 Tentang Model Kompetensi Pengawas Sekolah, harapan dikegiatan ini bisa tersosialisasi, dan didesiminasikan.

Kedua: Penyederhanaan Kompetensi kepala sekolah dari 5 menjadi 3 kompetensi meliputi Kompetensi Kepribadian, lompetensi Sosial, dan Kompetensi Profesional. Model Kompetensi lebih spesifik dan relevan serta memiliki tingkatan level. Sehingga pengukuran dapat memetakan kondisi Kepala sekolah dan Pengawas capaiannya sampai dimana dan apa langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan level lebih tinggi.

Ketiga: Kunci  penting dalam capaian keberhasilan kepala sekolah dan Pengawas sekolah yaitu Harus bisa menciptakan Ekosistem dan budaya Refleksi di semua kegiatan. Kolaborasi yang ada contohnya Penilaian dalam ekinerja, disini guru, kepala sekolah memiliki target dan arah yang sama begitu juga pengawas  bagaimana tranformasi pendidikan terlihat dalam proses pembelajaran di sekolah.

Empat: Peran Pengawas Sebagai Pendamping bukan lagi di takuti oleh kepsek dan guru, tetapi pengawas menjadi patner yang memberi umpan balik. pengawas sekolah dikatankan berhasil jika  peningkatan mutu sekolah yang didampingi meningkat dan berdampak dalam proses pembelajaran.

Lima : Semangat melakukan pelayanan terbaik terhadap peningkatan mutu pendidikan Apresiasi untuk stekholder yang sudah bersama-sama bergotong royong membantu sesuai Prioritas penyelesaian masalah di sekolah. Terimakasih Untuk semua yang sudah hadir selamat mengikuti kegiatan dan bantu desiminasikan kepada komunitas belajar dan pengas lain yang belum mengetahuinya

Fasilitator yang bertugas berjumlah 2 orang yaitu :

  1. Purwaningsih Larasanti,SP,MPd (BGP Kaltim)
  2. Nur Hadi, S.Pd (Disdik Kota Balikpapan)

Materi yang disampaikan 20 JP  :

  1. Pemetaan kompetensi Pengawas Sekolah
  2. Uji kompetensi perpindahan jabatan ke dalam jabatan fungsional Pengawas Sekolah
  3. Uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan Pengawas Sekolah
  4. Penilaian kinerja Pengawas Sekolah
  5. Pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi Pengawas Sekolah
  6. Kegiatan lain yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi Pengawas Sekolah

#BGPKaltim

#Workshop Sosialisasi #PSengawas Sekolah

(*_olla)

RELATED ARTICLES

Most Popular