Monday, June 17, 2024
fr_slider

Welcome Jun

0

Dorong sinergitas dengan pemerintah daerah dan stakeholder, BGP Kaltim adakan Rapat Koordinasi Program Prioritas Tahun 2024

Balikpapan- Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyamakan persepsi program-program BGP Kaltim untuk menyamakan langkah implementasi program, serta meningkatkan sinergitas BGP Kaltim dengan pemda dan stakeholder. Kegiatan ini dilaksanakan 20 – 22 Februari 2024 di Hotel Astara Balikpapan.

Kepala BGP Kaltim Wiwik Setiawati mengatakan bahwa saat ini Kemendikbudristek sudah memiliki 26 kebijakan Merdeka Belajar. Beberapa kebijakan tersebut sudah dijalankan di daerah, seperti Program Sekolah Penggerak (PSP), Program Guru Penggerak (PGP), dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Selain itu, program baru yang dikawal BGP Kaltim adalah pengelolaan kinerja guru, Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan program dari SEAMEO Center. Diharapkan program-program tersebut dapat dimplementasikan dengan dengan baik di daerah.

Program pertama yaitu PGP saat ini sudah berjalan sampai angkatan sembilan. Rasio jumlah guru penggerak dibandingkan jumlah guru di Kalimantan Timur masih kurang. Sementara itu untuk mengangkat kepala sekolah, salah satu syaratnya adalah guru harus mengikuti PGP. Selama ini PGP diselenggarakan menggunakan APBN, namun diharapkan daerah juga dapat mendukung PGP dengan APBD.

Program kedua, PSP sudah berjalan tiga angkatan. Angkatan satu ada di Kota Samarinda dan Kabupaten Penajam Paser Utara, dimana pendampingan terhadap Sekolah Penggerak angkatan satu akan berakhir tahun ajaran ini karena sudah memasuki tahun ketiga. Selama ini BGP sudah mendapatkan dukungan dari pemda dalam pelaksanaannya. Harapannya pemda dapat memberikan dukungan dalam berbagai aspek terhadap sekolah penggerak agar terjadi peningkatan kualitas pembelajaran di daerahnya.

Demikian juga PPG, dimana ada dua jenis PPG, yaitu PPG Pra Jabatan dan PPG Dalam Jabatan. Mahasiswa yang sudah mengikuti PPG dapat dimanfaatkan oleh pemda sesuai kebutuhan.

Program selanjutnya adalah pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah. Dinas Pendidikan khususnya penanggung jawab pengelolaan kinerja dan operatornya diharapkan dapat membantu pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah di daerahnya. Program lain yang akan dilaksanakan adalah program dari SEAMEO Center. Ada tujuh program mulai dari PAUD sampai jenjang vokasi.

Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur dan seluruh Cabang Dinas dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. Stakeholder yang hadir di kegiatan ini, antara lain Otorita Ibu Kota Nusantara, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Timur, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV, Kantor Bahasa Kalimantan Timur. Selain itu turut hadir mitra pembangunan BGP Kaltim yaitu Tanoto Foundation, PT Erlangga, dan PT Indominco.

Diharapkan, melalui rapat koordinasi ini, sinergi BGP Kaltim dengan Dinas Pendidikan baik provinsi maupun kabupaten beserta seluruh stakeholder dan mitra semakin meningkat. Sehingga program-program BGP Kaltim dapat memajukan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan di Kalimantan Timur.(*ola_)

RELATED ARTICLES

Most Popular