Tuesday, June 25, 2024
fr_slider

Welcome Jun

0

Diskusi Pendidikan Peran Guru Penggerak Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP

Profil Pelajar Pancasila merupakan program yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila bagi pelajar Indonesia. Untuk mencapai hal ini tentunya didukung peran serta aktif dari guru dengan berkolaborasi bersama rekan-rekan sejawat di masing-masing satuan pendidikan.

Demi mendukung hal tersebut, Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Timur bekerjasama dengan Komisi X DPR RI menggelar Diskusi Pendidikan Peran Guru Penggerak Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang (5/8/2023).

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Timur, Ibu Wiwik Setiawati, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Program Guru Penggerak merupakan program yang ingin menciptakan para agen perubahan di satuan pendidikan, di mana para guru menjadi aset daerah untuk mendorong akselerasi transformasi pendidikan di Kota Bontang khususnya. Dengan bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kota Bontang, diharapkan percepatan transformasi pendidikan dapat terlaksana.

Dalam kesempatan ini, turut hadir sekaligus membuka kegiatan diskusi pendidikan, Wakil Walikota Bontang. Ibu Hj. Najirah, SE yang menyambut baik adanya program Merdeka Belajar Episode 5 yaitu Program Guru Penggerak yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. “Kemdikbudristek akan mendorong guru penggerak menjadi pemimpin-pemimpin pendidikan di masa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia, yang mampu menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan ke arah kemajuan, serta menjadi ujung tombak perubahan transformasi pendidikan” tambahnya.

Hadir sebagai keynote speaker, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, menjelaskan bahwa pandemi COVID 19 mengubah paradigma dalam pembelajaran. “Perubahan wajib dilakukan dengan hasil yang sesuai dengan visi misi pendidikan nasional yaitu mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, di mana sekolah penggerak dan guru penggerak menjadi kekuatan penggerak (driving forces) sehingga mampu menjadi mentor pembelajaran yang berpusat pada murid”, lanjutnya yang disambut dengan tepuk tangan para peserta diskusi.

Kegiatan Diskusi Pendidikan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Perwakilan Tanoto Foundation selaku salah satu mitra Pembangunan, para kepala sekolah, pengawas sekolah, guru penggerak, dan calon guru penggerak dari tiap jenjang pendidikan (PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK). (*ayu_)

RELATED ARTICLES

Most Popular